Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2025

Bahasa Arab, Bukan Bahasa Tuhan!

Bahasa Arab adalah bahasa manusia. Ia termasuk dalam kategori makhluk (diciptakan), baru (ḥādits), dan memiliki sejarah perkembangan. Bahasa Arab, sebagaimana bahasa-bahasa lain, lahir dalam periode tertentu dan dipergunakan oleh suatu komunitas tertentu. Umur bahasa Arab yang kita kenal diperkirakan sekitar 2.000–2.500 tahun. Ia berkembang dari rumpun bahasa Semitik bersama bahasa Ibrani, Suryani, dan Aram. Maka jelas bahwa bahasa Arab bukanlah qadīm, melainkan sesuatu yang bermula dan berubah seiring waktu. Adapun tentang sejak kapan bahasa Arab itu mulai digunakan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, itu menjadi perdebatan di kalangan ahli. Terlepas dari aneka ragam pendapat itu, semua sepakat bahwa bahasa Arab itu bermula dari satu periode ke periode tertentu. Tentunya, jika bahasa Arab dikatakan sebagai bahasa Tuhan, maka secara otomatis kalam Allah adalah baru. Sebab, bahasa Arab adalah baru. Dan itu mustahil terjadi. Lantas gimana pemahaman yang benar tentang kalam All...

Kulliyāt al-Khamsah: Konsep Filsafat Sebagai Pengantar Ilmu Mantik

Secara istilah, kulliyāt al-khamsah berarti lima kulli (lima hal universal) yang digunakan dalam manṭik (ilmu logika) untuk membedakan macam-macam hubungan antara suatu lafadz kulli (lafadz yang berlaku untuk banyak individu) dengan maknanya. Sementara lafadz juz'iy adalah mafhum partikular yang hanya berlaku bagi individu tertentu. Pembahasan mengenai kulliyāt khamsah ini pada dasarnya merupakan pengantar untuk memahami dan mengenal macam-macam definisi (ta'rif) yang menjadi salah satu pembahasan terpenting dalam Ilmu Mantik (ilmu logika). Menurut Muthahhari, dalam kitabnya Al-Mantiqhi yang dikutip oleh Muhammad Nuruddin, bahwa pembahasan kulliyāt khamsah bukan merupakan pembahasan ilmu logika, melainkan pembahasan filsafat. Namun, para logikawan sengaja membahas kulliyāt khamsah ini sebagai pengantar untuk memahami definisi (ta'rif).  Kulliyāt khamsah itu terdiri dari lima macam: jenis, fashl, nau', 'aradl khas, dan 'aradl amm. Untuk mempermudah memahami l...